5 Tips Agar Tidak Bangkrut Dalam Forex

5 Tips Agar Tidak Bangkrut Dalam Forex

Banyak cerita orang yang merasa kapok bermain forex karena menderita kerugian besar-besaran. Korban kasus bangkrut dalam forex biasanya menyalahkan broker atau pasar sebagai biang kerok utama. Padahal, kita bisa mencegah bangkrut dalam forex mulai dari diri kita sendiri. Bagaimana caranya? Mari simak kelima tips di bawah ini.

Psikologi Trading Forex

1. Mulai Berlatih Trading Secara Cuma-cuma Dulu

Belajar trading forex tidak membutuhkan modal besar. Kita bisa belajar dengan bahan-bahan yang sudah tersedia secara online, kemudian berlatih trading pada akun demo gratis yang disediakan oleh broker. Proses ini mungkin kelihatannya seolah-olah membosankan dan tak memberikan uang sama sekali. Tapi percayalah, kebingungan dan kebosanan Anda saat menghadapi akun demo itu akan muncul pula saat berhadapan dengan akun riil dengan modal jutaan rupiah.

Pemula sebaiknya baru setor modal trading forex setelah sukses memahami cara kerja forex pada akun demo. Setidaknya, Anda harus sudah bisa menyusun strategi trading jitu dulu sebelum membuat akun riil (live account).

2. Gunakan Uang Dingin

Kita tidak akan bangkrut dalam forex jika hanya menggunakan modal dari uang yang sudah disisihkan khusus dan tidak akan dipergunakan untuk keperluan jangka pendek (“uang dingin”). Beda perkara jika kita menggunakan uang yang sedianya akan digunakan untuk bayar kontrak rumah tahun depan, bayar SPP anak semester depan, atau justru uang pinjaman dengan cicilan besar tiap bulan.

Tak seorang pun bisa menjamin profit dalam waktu singkat. Kebanyakan trader forex profesional pun baru mulai untung konsisten setelah sempat jatuh-bangun cukup lama. Dengan demikian, ada kemungkinan modal awal ludes dulu sebelum Anda sukses dalam forex. Jangan sampai modal yang ludes itu bersumber dari dana yang akan dibutuhkan segera.

3. Hindari Beli Robot dan Sinyal Trading Forex

Banyak pemula menganggap robot (Expert Advisor) dan sinyal trading itu memudahkan, sehingga siapa pun bisa untung tanpa bersusah-payah analisis sendiri. Faktanya, penggunaan robot EA dan sinyal tetap membutuhkan wawasan dan analisis.

Sebelum menggunakan robot EA dan sinyal, setidaknya Anda harus memahami cara kerja MetaTrader berikut teknis backtesting/forwardtesting untuk menguji keandalan robot dan sinyal pilihan. Anda juga perlu melakukan monitoring dan maintenance kinerja untuk memastikan fungsionalitas lancar sesuai harapan. Sebelum Anda mampu melakukan semuanya sendiri, ada baiknya belajar trading forex manual dulu.

4. Hanya Bergabung dengan Broker Berizin

Banyak juga orang yang bangkrut dalam forex akibat terjerat modus penipuan berkedok broker forex online. Agar tak mengalami situasi yang sama, Anda wajib memastikan broker forex favorit yang memiliki alamat yang dapat diverifikasi serta telah mengantongi izin resmi dari otoritas forex di negaranya. Hindari broker yang mengklaim “sedang memproses izin” atau jelas-jelas tidak mencantumkan alamat lengkap.

5. Pasang Target Profit yang Realistis

Tahukah Anda, berapa besar ekspektasi profit forex paling optimistis? Secara teoretis, kita bisa meraup profit hingga ribuan persen dalam forex. Namun, realitanya tidaklah seindah itu. Kita mungkin profit ribuan persen bulan ini, kemudian rugi ribuan persen pada bulan berikutnya. Catatan kinerja hedge funds menunjukkan bahwa para pengelola dana investasi profesional terkemuka dunia itu paling-paling hanya mampu profit konsisten antara 10-30 persen per tahun.

Apabila Anda saat ini bermimpi profit forex bak sulap menggandakan uang-nya Dimas Kanjeng, sebaiknya stop dulu. Tidak ada yang menjamin Anda akan bisa profit sefantastis itu, apalagi dengan pengetahuan trading yang pas-pasan. Sebelum berambisi, ukurlah dulu kemampuan dan tingkatkan wawasan seputar forex.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *