Strategi sideways trading pada Forex

Strategi sideways trading pada Forex

marketview

MarketView

instagram asiapro

Instagram

asiapro telegram

Telegram

Facebook Group

Youtube

Strategi trading saat kondisi market sideways

Jika range antara support dan resistance saat pasar sideways cukup besar, bisa dimanfaatkan untuk tiktok. Namun jika range antara suport dan resisten saat sideways sangat kecil, sebaiknya jangan trading dulu

Strategi trading saat kondisi market sideways

Ada tiga Trend pasar, yaitu BULLISH, BEARISH & SIDEWAYS. Jika harga bergerak dalam trend tertentu, maka akan mudah bagi kita untuk trading. Mengikuti trend adalah salah satu cara yang paling menguntungkan untuk menghasilkan uang. Namun, ketika pasar bergerak ke dalam gerakan SIDEWAYS, bisa-bisa menjadi masalah nih karena kebanyakan trader dibuat bingung, "mau kemana nih?". Ada dua strategi yang bisa diterapkan agar Anda dapat menghasilkan uang dari pergerakan pasar sideways.

Range Trading

Ini adalah salah satu cara terbaik Anda untuk profit saat pasar sideways. Yang harus Anda lakukan adalah memasang indikator Pivot untuk mendeteksi Support dan Resistance. Kemudian indikator lain yang bisa membantu adalah Relative Strendgth Index (RSI) dan Stochastic Oscilator. Setelah Anda tahu bahwa harga bergerak dalam gerakan sideways tertentu, Anda kemudian dapat mengambil SELL dalam perdagangan ketika harga mencapai Resistance dan mengambil BUY ketika harga mencapai tingkat Support.

Tentu saja, Anda tidak boleh trading hanya berdasarkan tingkat Resistance dan Support saja, melainkan juga memanfaatkan indikator lain untuk membantu Anda dalam entry dan exit. Secara pribadi, saya suka menggunakan RSI dan Stochastic Oscillator. Rule-nya sebagai berikut: Anda dapat mengambil SELL seperti yang dijelaskan di atas, didukung ketika RSI dan Stochastic Oscillator sedang overbought. Kemudian Anda dapat mengambil BUY saat RSI dan Stochastic mengalami oversold. Saat harga berada di daerah Support atau Resistance tetapi tidak didukung RSI dan Stochastic Oscilator, Anda harus menganggap bahwa situasi belum cukup konfirmasi untuk ambil posisi.

Scalping

Scalping adalah cara cepat dalam trading futures, mengambil profit atau exit dalam jangka waktu yang singkat. Pada prakteknya, Anda harus menggunakan level Support dan Resistance seperti titik Pivot atau Fibonacci untuk lebih mengoptimalkan entry dan exit. Serupa dengan kisaran perdagangan disebutkan di atas, Anda perlu untuk mengidentifikasi kisaran pergerakan harga sebelum bisa menjalankan jenis perdagangan ini. Setelah Anda menetapkan jangkauan harga, barulah Anda dapat plot berbagai Pivot Point atau level Fibonacci untuk membantu Anda mengidentifikasi titik entry.

Jika ada tingkat Pivot atau level Fibonacci yang bertepatan dengan Support dan Resistance, Anda bisa buka posisi (entry), kemudian menutup posisi trading (exit) ketika harga mencapai berikutnya. Misalnya: Jika Anda telah membuka order SELL di tingkat R1, Anda kemudian dapat keluar dari perdagangan Anda setelah sampai di level Pivot. Jika Anda telah entry SELL di level Fibonacci 0.5, maka Anda dapat menutup posisi trading saat mencapai level 0.618.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *